Silangit – Atas gagalnya pengiriman sabu di Bandara Internasional Silangit pada tanggal 13 Maret dan 19 Maret 2026 menjadi bahan perbincangan ditengah tengah masyarakat, dimana banyaknya paket yang akan dikirim sebanyak 4 Kg digagalkan oleh Polres Tapanuli Utara dan pihak AVSEC petugas Bandara Silangit yang akan dikirim ke Jakarta. Namun warga tetap menyampaikan kecurigaan kepada pihak petugas Bandara Silangit, dimana sebanyak empat kali pengiriman paket bisa lolos dari pengawasan pihak Bandara Silangit, ada dugaan kerja sama pihak Bandara Silangit dengan para pebisnis narkoba sehingga bisa lolos empat kali, Selasa (24/3/2026).
Warga juga berpendapat dalam hal ini tidak menyalahkan pihak Kepolisian, sebab ini merupakan tugas pihak Bandara, karena peralatan Petugas Aviation Security (Avsec) dilengkapi dengan lisensi resmi, keahlian khusus dan peralatan keamanan modern. Peralatan utama meliputi mesin X- ray, Walk Through Metal Detector (WTMD), Handheld Metal Detector (HHMD), Mirror Stick, radio komunikasi, dan sistem CCTV untuk mendeteksi bahan berbahaya (peledak/ logam) demi keamanan penerbangan, namun kenapa bisa lolos pengiriman sabu.
Untuk itu warga berharap kepada pihak Polres Tapanuli Utara dan Polda Sumatera Utara supaya mengusut tuntas kasus ini, memeriksa semua petugas Bandara Silangit atas peristiwa tersebut. Dan juga pihak Angkasa Pura II supaya melakukan evaluasi terhadap semua petugas Bandara, khususnya Kepala Bandara Silangit. Dimana Bandara Silangit telah dijadikan menjadi transportasi udara untuk pengiriman barang haram.
Menanggapi hal Itu, Kepala Bandara Silangit melalui Humas Bandara, Melarini Pakpahan saat dikonfirmasi penyebab dapatnya pengiriman sabu lolos dari Bandara Silangit mengatakan “Tentunya kami tidak bisa menanggapi hal hal yang terkait dengan proses penyelidikan yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian”.
“Dengan keberhasilan pencegahan pengiriman barang bawaan yang diduga berisi barang terlarang oleh personil AVSEC dan petugas kepolisian merupakan wujud konkrit komitmen PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Raja Sisingamangaraja XII untuk senantiasa memberikan pelayanan sepenuh hati dengan mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan melalui pemenuhan aturan serta prosedur/ SOP yang berlaku” tutupnya.





