Siborongborong – Bandara Internasional Silangit dihebohkan atas gagalnya pengiriman sabu pada tanggal 13 dan 19 Maret 2026 dengan total Barang Bukti (BB) sebanyak 4 Kg. Dengan rincian, tanggal 13 Maret 2026 seberat 2 Kg namun pemilik melarikan diri, sedangkan 19 Maret 2026 seberat 2 Kg dengan satu orang tersangka.
Manogar Nababan warga Siborongborong, Kabupaten Taput – Sumut, angkat bicara mengatakan “Sehingga dinilai atas gagalnya pengiriman sabu seberat 4 Kg merupakan kebanggaan pihak Bandara Internasional Silangit. Namun lolosnya pengiriman sebanyak empat kali merupakan tanggung jawab atau kesalahan besar siapa ?”.
Manogar menjelaskan “Aviation Security (Avsec) yang bertanggungjawab atas keamanan penerbangan (bukan hanya pabean) dengan memeriksa penumpang dan barang bawaan untuk memastikan tidak ada barang berbahaya yang masuk ke pesawat. Tentu Avsec yang harus diperiksa terkait lolosnya pengiriman sabu sebanyak empat kali sesuai keterangan tersangka AAD“.
“Lolosnya pengiriman sabu disebabkan kelalaian petugas bandara atau Avsec atau indikasi pelanggaran disiplin (korupsi) di lapangan serta teknologi pemeriksaan yang digunakan kurang memadai atau disengaja” ucap Manogar.
Kepala Bandara Internasional Silangit, Herdanu melalui Humas Bandara Marini Pakpahan kepada reporter Triad Media Grup baru baru ini mengatakan “Tentunya kami tidak bisa menanggapi hal hal yang terkait dengan proses penyelidikan yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian”.
“Dengan keberhasilan pencegahan pengiriman barang bawaan yang diduga berisi barang terlarang oleh personil AVSEC dan petugas Kepolisian merupakan wujud konkrit komitmen PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Raja Sisingamangaraja XII untuk senantiasa memberikan pelayanan sepenuh hati dengan mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan melalui pemenuhan aturan serta prosedur/ SOP yang berlaku” jawabnya.
Namun pada postingan disosmed Tiktok akun Freddy Hutasoit berita dengan judul ”Aneh…!!! BB 2 Kg Sabu Penangkapan Polres Taput Raib Entah Keman”, komentar akun Hentob74 malah menghebohkan jagad Taput dengan isi komentar ”Setahu saya 15 Kg…bukan 4 Kg kacau nie…mana yg benar.😅”.
Saat ditanya kembali pada komentar postingan akun atas nama Hentob74 tau dari mana sebenarnya sabu seberat 15 Kg bukan 4 Kg, dijawab ”Ordal bos…”.
Komentar juga disambut oleh akun Chuan mengatakan ”😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁😁, coba kenapa, logika ku berpikir ga mungkin diambil penjaga parkir yang di depan”.
Menanggapi komentar yang disampaikan akun tiktok atas nama Hentob74, Kasi Humas Polres Tapanuli Utara, Aiptu. W Baringbing mengatakan ”Apa yang di sampaikan di medsos Itu bohong. Bukan cuma Kepolisian yang turut mengamankan narkoba tersebut dari Bandara Silangit. Pihak Bandara juga turut menyaksikan”.
“Semua yang disita tertuang dalam berita acara. Agar wartawan bisa percaya boleh datang melihat langsung ke Polres” ujarnya.
“Untuk Narkoba polisi tidak boleh main main. Ini sudah menjadi prioritas kita untuk kita tumpas. Narkoba sudah menjadi musuh Negara dan Masyarakat” tutupnya.





