Ka. Lapas Siborongborong Tak Koperatif Terkait Meninggalnya Warga Binaan

Siborongborong – Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB, Taripar Silaban alias Gajah dikabarkan meninggal dunia pada hari Selasa (10/3/2026). Taripar Silaban dikatakan meninggal dunia saat berada di kamar mandi hunian dan sempat dibawa ke Rumah Sakit Santa Lusia Siborongborong, Kabupaten Taput – Sumut.

Seorang staf Lapas Siborongborong, Sopar Manullang kepada reporter Triad Media Grup melalui pesan whatsapp menjelaskan pada hari Selasa tanggal 10 Maret 2026 pukul 13.00 Wib. Petugas jaga melaporkan WBP an Taripar Silaban alias Gajah sakit dan diantar ke klinik Lapas Kelas IIB Siborongborong karena tidak sadarkan diri setelah jatuh di kamar mandi kamar hunian Lapas Kelas IIB Siborongborong.

Berdasarkan pemeriksaan perawat, kemudian WBP disarankan langsung dibawa ke rumah sakit akibat penurunan kesadaran. Pada pukul 13.11 Wib, perawat bersama anggota jaga kemudian membawa WBP tersebut ke RS Sint Lucia.

“Setiba di rumah sakit pukul 13.18 Wib, keluarga WBP tersebut sudah berada di rumah sakit dan dilakukan pertolongan pertama oleh dokter kepada WBP tersebut. Kemudian pukul 13.32 Wib, dokter menyatakan WBP telah meniggal dunia” jelas Sopar.

Ka. Lapas Siborongborong, Herry Hasudungan Simatupang saat dikonfirmasi melalui whatsapp terkait WBP Taripar Silaban yang meninggal disebabkan karena apa, hingga berita dimuat tidak merespon.

Sejumlah jurnalis, juga bertanya tanya atas meninggalnya WBP Taripar Silaban, dimana WBP ini pernah disebut terindikasi dugaan penyakit HIV pada waktu pertama masuk sebagai WBP atas kasus Narkoba. Setelah tertangkap kembali dalam kasus yang sama, apakah dugaan penyakit tersebut kambuh kembali, sehingga terjatuh di kamar mandi hunian.

“Oleh sebab itu, kita berupaya komunikasi untuk konfirmasi kepada Ka Lapas Siborongborong untuk memintai keterangan secara akuratnya. Akan tetapi Ka. Lapas Herry Hasudungan Simatupang tidak mau memberikan jawaban atau tidak koperatif” ujar beberapa orang jurnalis di Warung Kopi Pasar Siborongborong.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *