Taput – Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Utara baru baru ini melakukan seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak jabatan dan kompetensi, bahkan sudah dilakukan pengumuman atas seleksi tersebut, namun ada kejanggalan sehingga dapat dikatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Hal ini mengundang kecurigaan adanya permainan kecurangan dan seharusnya adanya pembatalan.
“Harus dilakukan pembatalan pada seleksi tersebut, sebab manjadi mengundang bahan pertanyaan, seakan akan adanya terjadi praktek korupsi pada suap atas mendapat jabatan” ucap seorang pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada reporter Triad Media Grup, Sabtu (21/3/2026).
“Dalam satu instansi, ada yang mengikuti seleksi, namun pada persyaratan harus yang membidangi instansi tersebut. Sementara yang mengikuti seleksi tersebut tidak memiliki bidang pada Instansi tersebut, namun dikatakan pada hasil seleksi memenuhi persyaratan. Apakah hal ini bukan suatu temuan atau ada indikasi kasus suap ?” tanya mantan ASN tersebut.
Sekretaris Daerah (Sekda) Tapanuli Utara, Henry Maraden Masista Sitompul selaku Ketua Panitia seleksi, saat dikonfirmasi belum memberikan jawaban terkait Pengumuman hasil seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak jabatan dan kompetensi pada pengisian jabatan pimpinan tinggi Pratama secara terbuka. Untuk pada jabatan Direktur Rumah Sakit Tarutung, dimana ada 6 orang yang mengikuti, namun 5 orang yang memenuhi persyaratan.
Berdasarkan regulasi di Indonesia, Direktur Utama (Dirut) atau Kepala Rumah Sakit wajib merupakan tenaga medis (dokter atau dokter gigi) yang memiliki kemampuan manajemen perumahsakitan. Ketentuan ini diatur dalam UU Nomor 44 Tahun 2009 dan Peraturan Menteri Kesehatan. UU Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023 mulai memberikan ruang bagi tenaga keperawatan profesional untuk menjadi Direktur, namun secara tradisional posisi Dirut RS (terutama pusat Kemenkes) masih diisi oleh dokter.
Ditanya Lamhot Sitindaon memenuhi persyaratan pada seleksi, sementara bukan dari tenaga kesehatan atau gelar S.Pd, sampai berita ini terbit Sekda tetap bungkam.





