Taput – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga melakukan bimbingan teknis (bimtek) optimalisasi potensi lokal dalam rangka pengembangan events pariwisata nasional di Montero Coffe & Resto Hutaginjang, bertujuan meningkatkan kapasitas SDM daerah untuk mengidentifikasi dan mengemas budaya, alam, kuliner, serta kearifan lokal menjadi atraksi wisata berdaya saing tinggi, Selasa (3/3/3026).
Pelatihan ini memperkuat kolaborasi masyarakat, swasta, dan pemerintah untuk mendukung pariwisata berkelanjutan dan mendongkrak ekonomi daerah.
Pengusaha Montero Coffe & Resto (Owner) Hutaginjang, Meyer Silaban menyampaikan kepada peserta Bimtek dari dua Kabupaten yakni Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan, supaya kiranya kita menerapkan budaya pelayanan prima (service excellence) untuk memenuhi kebutuhan wisatawan melalui keramahan, kecepatan, dan profesionalisme, guna menciptakan pengalaman berkesan dan kepuasan tinggi.
“Menerapkan budaya pelayanan prima (service excellence) untuk memenuhi kebutuhan wisatawan melalui keramahan, kecepatan, dan profesionalisme, guna menciptakan pengalaman berkesan dan kepuasan tinggi dari para pengunjung” ujar Meyer Silaban.
Untuk pengembangan daerah Wisata di Muara, Bakkara ,Sipinsur, Pacuan kuda dan Salib Kasih, tentu harus menerapkan sikap (attitude) yang baik, kemampuan (ability), perhatian (attention),tindakan (action) dan penampilan (appearance) yang baik dari petugas.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tapanuli Utara melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Simon Panjaitan dalam sambutannya mengatakan “Kita semakin memahami atas kegiatan event Nasional ini melalui bimbingan teknis yang dilakukan oleh anggota DPR RI Komisi VII, Lamhot Sinaga di Kabupaten Tapanuli Utara, kiranya Bapak Lamhot Sinaga semakin sehat dan bertambah kepedulian memperhatikan Tapanuli yang indah ini”.
Deputi Event Nasional Kementerian Pariwisata, Ni Komang Ayu Astiti dalam acara mengatakan “Tapanuli Utara masuk dalam destinasi Danau Toba, dan memiliki akses yang patut dikembangkan dalam sektor Pariwisata, didukung adanya Bandara udara, sehingga menjadi akses pada tempat wisata, seperti Paralayang Hutaginjang, Sipincur, Bakkara, Muara – Sibandang dan Salib Kasih”.
Atas kerjasama dengan Lamhot Sinaga di Komisi VII DPR RI, kita akan mempromosikan destinasi Danau Toba ini pada kegiatan (Invent) yang akan datang. Juga kita promosikan tempat tempat wisata yang ada di Tapanuli, khususnya di Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan. Mari kita optimalkan wisata yang ada di Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan bersama Lamhot Sinaga” ujar Ni Komang Ayu Astiti.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga mengatakan “Fokus saya saat ini untuk mengembangkan kawasan Danau Toba melalui Pariwisata. Saya dulu kesal atas turunnya status Bandara Silangit dari Bandara Internasional, dan saya marah. Sehingga pada bulan Oktober 2025, status Bandara Silangit dikembalikan menjadi Bandara Internasional”.
“Tujuan saya agar peningkatan ekonomi masyarakat dari sektor Pariwisata semakin berkembang/ meningkat. Kita akan bekerja sama dengan pihak Kementerian Pariwisata dan kita akan meminta dan mengkaji agar kegiatan di Danau Toba minimal ada 6 events per tahun, dengan tujuan agar banyak kegiatan masyarakat guna menambah pendapatan, masyarakat pasti banyak berjualan, rental rental m obil jadi banyak dan laku, apalagi di Bandara Silangit” tutupnya.





