Siborongborong – Terkait lolosnya beberapa kali kurir sabu yang belakangan sesuai informssi didapat merupakan jaringan internasional membuat bahan perbincangan ditengah tengah masyarakat, khususnya di Kecamatan Siborongborong. Dimana setelah Kepala Bandara Silangit di pegang oleh Herdanu Sri Novanto pengiriman narkoba jenis sabu oleh kurir marak, Senin (30/3/2026).
Warga pun semakin ragu dan bertanya tanya, apakah ada keterlibatan kerja sama Kepala Bandara, Petugas Bandara dengan bandar narkoba. Dimana setelah Kepala Bandara Silangit di pegang oleh Herdanu Sri Novanto pengiriman sabu oleh kurir marak.
Secara logika, tugas utama AVSEC Bandara meliputi pemeriksaan penumpang dan barang melalui mesin X- ray dan metal detector, mengawasi akses ke sisi udara, dan melakukan patroli keamanan, tentu yang bertanggungjawab adalah pihak AVSEC atas lolosnya pengiriman sabu berkali kali di Bandara Silangit.
“Bahkan beredar informasi baik di media sosial, bahwa barang yang ditemukan bukan seberat 2 Kg melainkan disebut 15 Kg, tentu yang dipertanyakan dalam kasus ini adalah pihak AVSEC, bagaimana kebenarannya. Sebab pihak Bandara yang melaporkan kepada pihak Kepolisian setelah ada temuan sewaktu pemeriksaan barang” ucap Manogar Nababan.
Sementara Kepala Bandara Internasional Silangit, Herdanu Sri Novanto, mantan Service Design and Implementation Senior Manager di PT. Angkasa Pura I sampai berita ini terbit memilih bungkam dikonfirmasi, Sabtu (28/3/2026).
Humas Bandara Internasional Silangit, Melarini Pakpahan juga memilih bungkam yang sebelumnya koperatif menjawab pertanyaan wartawan Triad Media Grup. Namun karena terkait lolosnya pengiriman sabu terungkap, pihak Bandara Silangit menjadi tertutup dan bahkan tidak bersedia menjawab konfirmasi





