Genjot Standarisasi Rehabilitasi, BNN RI Bekali 100 Petugas Dengan SNI 8807:2022

Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) mempercepat standardisasi layanan rehabilitasi narkotika dengan membekali 100 petugas melalui penerapan SNI 8807:2022. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat penanganan penyalahgunaan narkotika di Indonesia.

Upaya ini juga sejalan dengan Gerakan ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika dimulai dari Anak Bersih Narkotika), yang menitikberatkan penyelamatan generasi muda dari ancaman narkotika melalui pendekatan promotif, preventif dan rehabilitatif.

Bacaan Lainnya

Diselenggarakan oleh Direktorat Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah (PLRIP), kegiatan ini berlangsung secara hybrid pada 21 – 23 April 2026 dengan tajuk Pembekalan Petugas Rehabilitasi dalam Rangka Pemenuhan dan Sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) 8807:2022.

Dalam paparannya, Yossi Eka Putri menjelaskan bahwa pembekalan ini bertujuan meningkatkan pemahaman teknis petugas terhadap SNI 8807:2022, memperkuat implementasi layanan rehabilitasi, serta mendorong penyusunan rencana tindak lanjut berbasis gap analysis di masing masing satuan kerja.

“Melalui pembekalan ini, Kami mendorong kesiapan satuan kerja dalam menghadapi proses sertifikasi layanan rehabilitasi” ujarnya.

Lebih lanjut, Yossi menjelaskan bahwa SNI 8807:2022 merupakan standar nasional yang mengatur penyelenggaraan layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika secara terstruktur dan terukur, mencakup aspek sumber daya manusia, prosedur layanan, hingga sistem mutu. Standar ini menjadi acuan untuk memastikan layanan berjalan profesional, seragam, dan berorientasi pada pemulihan.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 tenaga medis dari 49 klinik pratama BNN Provinsi, Kabupaten/ Kota, serta RSJD Syamsi Jacobalis Kepulauan Bangka Belitung. Para peserta merupakan petugas yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan layanan rehabilitasi.

BNN menegaskan bahwa rehabilitasi tidak hanya berfungsi sebagai proses pemulihan, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan produktif. Bersama Kita wujudkan Indonesia Bersinar, dimulai dari layanan rehabilitasi yang berkualitas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *