Siantar – Proyek rehabilitas drainase jalan Sanggar Kota Pematangsiantar yang dikelola Dinas PUTR dengan pelaksana sebagai vendor CV. Dinatha Sumber Konstruksi pagu amggaran sebesar Rp. 199.500.000 yang sudah berjalan 1 minggu sangat meresahkan warga setempat, Rabu (13/5/2026).
Dimana tidak menyengsarakan, rekanan setelah melakukan pengerukan saluran langsung memasukkan bahan matrial berupa batu dan pasir ditumbun menutupi bahu jalan, sehingga warga kesulitan dan memang tidak bisa mengeluatkan mobilnya, karena tumpukan material bangunan menutupi 90% bahu jalan sehingga jalan hanya bisa dilalui sepeda motor dan pejalan kaki.
Dalam hal ini, seorang warga sangat kesal dengan perilaku pemborong yang sesuka hatinya menimbun material bangunan. Padahal saluran drainase hanya diperbaiki satu jalur diarah kiri bila memasuki jalan Sanggar dari jalan Jawa.
“Perbaiki ha bagus dan kita dukung tapi janganlah menyengsarakan kami warga sini, masa material bangunan ditimbun di bahu jalan tidak bisa dilewati mobil, bagaimana kami mengantarkan anak sekolah bila hujan, janganah sengsarakan warga sekalipun memperbaiki” jelasnya.
“Apa tidak ada penglihatan Kadis PUTR Siantar sehingga memberikan izin kepada pemborongnya menutup bahu jalan sehingga yang dapat melalui jalan hanya pejalan kaki dan sepeda motor, itu pun sangat becek. Apakah pemborong tidak bisa membersihkan lumpur tanah hasil dari pelubang saluran kan sekarang musim hujan, harusnya bijaklah dan intinya jangan sengsarakan warga. Kami berharap Walikota, Wesly Silalahi panggi Kadis PUTR untuk menginstruksikan pemborongnya geser tumpukan material bangunan dan siram lumpur tanah dari bahu jalan” harapnya dalam kekesalanya.
Sampai berita ini terbit, Kadis PUTR Pematangsiantar, Sofian Purba belum berhasil dimintai keterangan terkait kesemenamenaan CV. Dinatha Sumber Konstruksi menumpuk material dibahu jalan sehingga berakibat menyengsarakan warga setempat.





