Dibekingi Anggota Polri, Gudang Pupuk Dijalan Ringroad Siborongborong Mencurigakan…!!!

Taput – Gudang pupuk terletak dijalan Ringroad Siborongborong, Kabupaten Taput diduga melakukan aktivitas ilegal, seperti penimbunan pupuk subsidi, pengoplosan, atau peredaran pupuk palsu. Sisi lain, adanya indikasi kuat yang tidak sesuai dengan standar operasional. Dimana gudang tidak memiliki papan nama usaha, identitas legalitas atau atribut resmi sebagai kios atau gudang penyalur resmi yang terdaftar, Rabu (21/10/2026).

Kecurigaan warga semakin kuat dimana operasional kerap dilakukan secara terselubung, seperti saat bongkar muat hanya pada tengah malam atau dini hari menggunakan truk atau kontainer yang nomor plat ditutupi atau diganti.

Bacaan Lainnya

Konon, kata warga pemilik gudang adalah perusahan Gresik Cipta Sejahtera menyewa gudang tidak pernah melihat kondisi gudang maupun lahan parkir tetapi hanya melihat dari photo semata, sehimgga tidak mengetahui kondisi gedung yang tanpa adanya parkir untuk truk tonase berat. Parkiran gudang tidak memadai sehingga tidak boleh masuk mobil pengangkutan kedalam gudang tersebut bila pengangkutan datang sore hari atau malam pada hal gudang tersebut sudah ada gerbangnya.

Karena parkir tidak ada, pengangkutan terpaksa menginap diluar gudang atau tepatnya persis dibadan jalan sehingga tidak ada jaminan keamanan, karna daerah tersebut sangat rawan. Pada tanggal 13 Oktober 2026 silam, para supir sudah protes karena mereka tidak bisa langsung masuk kedalam gudang sehingga mereka harus menunggu bahkan sampai tengah malam.

Sesuai peraturan, gudang pupuk indonesia wajib tersendiri khusus pupuk bersubsidi, ternyata di dalam gudang tersebut masih ada kegiatan lain selain pupuk subsidi. Setelah ada pengecekan langsung masih ada pupuk yang diduga pupuk palsu seperti Phoska H dan SP 36.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes. Pol. Ferry Walintukan belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi dugaan pengedaran pupuk palsu atau penimbunan pupuk subsidi di Gudang jalan Ringroad Siborongborong  yang konon dibekingi seorang anggota POLRI yang merupakan anak kandung dari pengusaha Gudang Pupuk tersebut.

Kapolres Tapanuli Utara, AKBP. Ferry Mulyana Sunarya juga tidak bersedia menjawab konfirmasi terkait temuan adanya dugaan pengoplosan pupuk, penyaluran pupuk palsu bahkan penimbunan pupuk subsidi yang dibekingi seorang anggota POLRI.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *