Toba Bahaya Narkoba, Kapolres dan Jajaranya Disebut Tidak Respon

Toba – Terkait peredaran narkoba yang beredar di media sosial menjadi perhatian serius bagi Aparat Penegak Hukum (APH) karena para informan kini sering memberitahukan siapa pengguna atau pengedar bahkan bandar melalui sarana digital/ media sosial.

Pemberitaan media, laporan masyarakat, serta ruang siber turut menjadi acuan bagi kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan penyelidikan serta patroli siber untuk melakukan penyelidikan dan pengembangan atas informasi melalui media sosial.

Penindakan tegas diatur dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang menjerat pelaku peredaran, termasuk yang menggunakan sarana elektronik walau juga memberikan informasi.

Pada cuitan di Media sosial yang dikutip mengatakan ”Kami Masyarakat masih tetap percaya Pada Porlres Toba, tapi tidak dengan Oknumnya. Kami apresiasi dengan kinerja Polres Toba, namun yglang jadi pertanyaan bagi kami masyarakat adanya tebang pilih. Pilah memilah, sudah bukan menjadi rahasia lagi bahkan konsumsi umum di masyarakat bagaimana tingkah laku serta aktifitas di dalam lapas. Bahkan ada mantan didikan Rutan Balige menyuarakan kebenaran malah mendapat teror penyiraman air keras”.

“Kami juga mengapresiasi dengan Penangkapan terkait Narkoba, namun sama halnya apakah ingin menciptakan 1 pintu sebagai bandarnya. KJ, PB, bahkan selama berlangsungnya operasi antik jelas jelas lokasi Kafe & KTV di Lumban Silintong sana tidak terjamah. Datang photo photo pulang kosong karena sudah bocor. Apakah ada oknum slSat Narkoba yang membekingi ini?” tulisnya.

“Padahal masyarakat sudah tau dengan background dan keseharian sipemilik usaha dan aktifitas apa yang terjadi disana sampai pagi hari. Mohon Bapak Kapolres Toba Vije Kratos kami masyarakat Toba masih sangat mencintai Bapak. Harapan kami semuanya harus di bersihkan, sudah banyak Generasi Muda korban dari narkoba ini Pak” tambahnya.

“SANDIWARA!!! Skenario yang begitu Indah dilakukan oleh pihak Polres Toba. Dibumbui dengan kata kata bersih narkoba hanya buaian pelipur kata kata bulsit. Diawal rotasi perputaran Jabatan begitu getolnya tim yang dinahkodai Kapten baru, membuat kita percaya akan tujuan baik untuk Toba. Nyatanya semua kasus dan pelaku sudah pesanan: SEMUA AKAN KANJENG PADA WAKTUNYA” cuitnya kembali pada postinganya.

“Yth Bapak Kapolres Toba Vije Kratos, kami sangat berharap dan kami sangat berkeinginan Toba ini bersih dari Narkoba. Akar permasalahan kriminal di Kabupaten Toba ini adalah ini salah satu paling besar Pak. Kasus kriminal akhir akhir ini marak pencurian dimana mana. Baik sepeda motor dan rumah. pelakunya bagian dari anggota Gideon. Sebagian hasil curian ada pada mereka, seperti sepeda motor yang gunakan sehari hari untuk kelancaran bisnis gelap mereka. Untuk mengkelabui motor hasil curian, body dicat dan nomor casis dihilangkan” Tulisnya balik.

“Anggota Polres Toba yang membekap dan terlibat kami juga sudah punya datanya Pak. Apa kami bisa bertindak sesuai wewenang orang Bapak?. Kami masih berusaha untuk percaya pada Polres Toba melalui citra yang Bapak Bangun Vije Kratos” tutupnya dalam postingan.

Kapolres Toba, AKBP. Vinsensius Jimmy Parapaga belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi langkah kongkrit untuk memberatas peredaran narkoba dan tanggapanya terkait postingan beberapa facebook yang saat ini sedang viral atas peredaran narkoba diwilayah hukum Polres Toba jajaran Polda Sumut.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *