Markas Judi Dijalan Ade Irma Diduga Dipelihara Kapolres Binjai

Binjai – Perjudian mesin slot dijalan Ade Irma Suryani Binjai Kota tepatnya disalah satu roku cat putih persis dekat Klenteng sudah puluhan tahun beroperasi tidak pernah digrebek jajaran Polda Sumut, kuat dugaan bahkan Kapolres Binjai juga tak mampu untuk mensterilkan lokasi perjudian segala jenis mesin slot tersebut, Sabtu (25/7/2026).

Pengakuan seorang warga, bahwa selama puluhan tahun lokasi perjudian terseburlt tetap eksis, karena bekingannya konon katany seorang Jenderal dan pembagian uang stabil bulanan juga puluhan bahkan ratusan juta diduga diterima pihak Polres Binjai dan Polda Sumut.

Bukan hanya hari libur, bahkan jam kerja juga setiap hari ratusan sepeda motor dan puluhan kendaraan roda empat parkir didepan roku yang dihadikan sasana perjudian segala jenis mesin slot. Bahkan kuat dugaan markas judi terbesar di Binjai tersebut juga dijadikan transaksi narkoba.

Tak tanggung tanggung, perjudian terbesar di Kota Binjai tersebut setiap harinya beromzet ratusan juta, bahkan setiap Patroli Kepolisan datang kelokasi tersebut tidak untuk melakukab razia tetapi hanya untuk meminta gepokan uang yang sudah disediakan pengelola dalam amplop.

Kapolres Binjai, AKBP. Bimo Moernanda saat dikonfirmasi terkait markas judi terbesar tersebut hanya memberikan jawaban klasik dan diragukan “Baik kita tindak lanjuti. Akan kita cek”.

Jawaban yang disampaikan AKBP. Bimo menunjukkan bahwa penegakan hukum maaih tetap tumpul keatas tajam kebawah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *